Kegiatan dan perkembangan lain di Desa Pesucen
Sebanyak 14 mahasiswa UB Kelompok 38 MMD resmi memulai pengabdian di Desa Pesucen untuk memajukan UMKM manisan lokal dan membuat ulang website desa.
Pesucen, Kalipuro – Dalam upaya mengoptimalkan potensi ekonomi pedesaan dan memperkuat daya saing produk lokal di era digital, tim Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 38 Universitas Brawijaya menggelar serangkaian program pengabdian masyarakat di Desa Pesucen, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Program komprehensif bertajuk “SIGMA UMKM” (Strategi Pemasaran dan Integrasi Manajemen Akuntansi UMKM) ini hadir sebagai jawaban nyata atas berbagai tantangan struktural yang selama ini dialami oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat, khususnya produsen olahan makanan khas berbasis komoditas pertanian lokal seperti manisan.
Desa Pesucen yang terletak di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi memiliki peluang yang baik untuk budidaya ikan lele. Namun, produk budidaya tersebut masih dijual dalam kondisi segar, sehingga value added produk belum maksimal. Hal ini mendorong dilaksanakannya program LENTERA LELE (Lele Inovatif untuk Keluarga Sejahtera) sebagai salah satu langkah pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan produk dari ikan lele serta melaksanakan Zero Waste terhadap Limbah tulang Lele.